Analisis Area Kompetisi Penjual Kopi di Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi

04 September 2021

By: Arya Danih Lesmana

Open Data

Kelurahan di Bekasi Barat

Open Project

Analisis Area Kompetisi Penjual Kopi di Kec. Bekasi Barat

Analisis Area Kompetisi Penjual Kopi di Kecamatan Bekasi
Barat, Kota Bekasi

Analisis Area Kompetisi Penjual Kopi di Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi

Analisis Area Kompetisi Penjual Kopi di Kecamatan Bekasi
Barat, Kota Bekasi

Pendahuluan

Kopi merupakan sebuah komoditas yang memiliki demand tinggi di Indonesia. Preferensi masyarakat Indonesia yang memiliki cukup banyak penikmat kopi menjadi salah satu penyebabnya. Dengan begitu, banyak bermunculan Kafe maupun Warkop di berbagai wilayah. Namun, akibat banyaknya penjual kopi bermunculan tersebut juga meningkatkan kompetisi di sektor bisnis F&B ini.

Salah satu, daerah yang memiliki kasus tersebut adalah Kecamatan Bekasi Barat. Kecamatan Bekasi Barat merupakan wilayah Kota Bekasi yang berada di bagian timur DKI Jakarta. Lokasinya yang berada di perbatasan antara DKI Jakarta dan Kota Bekasi, menjadikan lokasi ini memiliki nilai strategis dengan populasi yang banyak dan kepadatan penduduk yang cukup tinggi. Karena itu, banyak penjual kopi yang bermuncul di daerah ini, namun banyak diantaranya yang hanya bertahan sebentar.

Maka dari itu, diperlukan sebuah kajian atau analisis mengenai kompetisi di daerah ini, terutama area kompetisinya. Dengan memahami kondisi kompetisi bisnis di suatu daerah dapat memberikan keunggulan dan kemudahan dalam pengambilan keputusan. Area kompetisi dapat memberikan insight bagi penjual agar dapat lebih unggul dari kompetitornya, dalam hal lokasi.

Metode

1. Data

  • Lokasi Kopi dan Warkop di Kec. Bekasi Barat - Survey Lapangan
  • Jaringan jalan - BIG
  • Preferensi Konsumen Kopi - Survey
  • Batas kelurahan di Bekasi Barat - BIG

2. Analisis

A. Rata-rata preferensi konsumen

Pertama, data preferensi yang didapatkan dari hasil menyebar kuesioner dirata-rata, terutama untuk mendapatkan jarak ideal.

B. Network Analysis

Setelah didapatkan jarak ideal yang disukai konsumen. Selanjutnya, dilakukan tahap network analysis untuk mendapatkan service area masing-masing lokasi kafe dan warkop berdasarkan jarak ideal, yaitu 500m. Network analysis dilakukan dengan menggunakan tool atau modul network analysis dan convex hull di QGIS.

C. Topology Checker

Area kompetisi didapatkan dengan cara mengidentifikasi area yang overlap pada service area warkop dan kafe di Bekasi Barat. Identifikasi dilakukan dengan menggunakan plugin Topology Checker di QGIS.

D. Menghitung intensitas area kompetisi

Area kompetisi yang sudah didapatkan selanjutnya dihitung tingkat atau intesitas kompetisinya. Intensitas kompetisi dihitung berdasarkan jumlah kompetitor atau penjual kopi. Semakin banyak maka akan semakin tinggi intensitas area kompetisinya. Perhitungan dilakukan dengan menggunakan tool calculate point.

Hasil

1. Lokasi Kafe dan Warkop

Lokasi penjual kopi yaitu kafe dan warkop di Kec. Bekasi Barat mempunyai pola yang cukup tersebar. Akan tetapi persebarannya mempunyai pemusatan di beberapa keluarahan. Kelurahan yang paling padat akan penjual kopi adalah Kelurahan Kota Baru, Bintara dan Bintara Jaya. Sedangkan Kelurahan Kranji dan Jaka Sampurna mempunyai persebaran yang jarang atau sedikit.

Analisis Area Kompetisi Penjual Kopi di Kecamatan Bekasi
Barat, Kota Bekasi

2. Preferensi Konsumen

Analisis Area Kompetisi Penjual Kopi di Kecamatan Bekasi
Barat, Kota Bekasi

Analisis Area Kompetisi Penjual Kopi di Kecamatan Bekasi
Barat, Kota Bekasi

Analisis Area Kompetisi Penjual Kopi di Kecamatan Bekasi
Barat, Kota Bekasi

Konsumen kopi yang berada di Kec. Bekasi Barat, mempunyai kecenderungan untuk menyukai lokasi penjual kopi terdekat. Hal ini terlihat dari mayoritas yang memilih jarak ideal yaitu 0 - 500 meter. Selera konsumen cukup beragam, tapi ada dua rasa yang paling disukai yaitu antara manis dan pahit. Kemudian, konsumen mempunyai rentang harga ideal dari 10k - 20k untuk secangkir kopi. Namun ada beberapa yang menyukai harga di bawah itu, dan ada sedikit orang yang rela membayar mahal lebih dari itu.

3. Service Area

Analisis Area Kompetisi Penjual Kopi di Kecamatan Bekasi
Barat, Kota Bekasi

Service area didasarkan jarak ideal preferensi konsumen yang mendapatkan hasil yaitu 500m. Maka dari itu, dibuat service area berjarak 500 meter untuk masing-masing penjual kopi. Banyak service area yang overlaping, terutama di daerah yang mempunyai penjual kopi yang banyak.

3. Area Kompetisi

Analisis Area Kompetisi Penjual Kopi di Kecamatan Bekasi
Barat, Kota Bekasi

Area kompetisi diidentifikasi berdasarkan hasil service area penjual kopi. Didapatkan area kompetisi tersebar di masing-masing kelurahan Bintara Jaya, Bintara dan Kota Baru. Kelurahan Kota Baru mempunyai area kompetisi yang sangat tinggi.

Kesimpulan

Kecamatan Bekasi Barat mempunyai potensi bisnis cukup besar. Karena lokasinya yang strategis berada di antara wilayah pemukiman Kota Bekasi, dan perbatasan DKI Jakarta yang termasuk daerah suburban berkembang. Namun karena hal itu juga, memberikan dampak kompetisi bisnis terutama dalam bisnis penjual kopi. Kecamatan Bekasi Barat mempunyai beberapa daerah seperti Kelurahan Kota Baru, Bintara dan Bintara Jaya sebagai hospot atau wilayah bisnis penjualan kopi. Terutama Kelurahan Kota Baru yang memiliki area kompetisi tinggi. Area kompetisi tinggi memiliki kemungkinan peluang bisnis paling tinggi, karena daerah yang paling menguntungkan pasti akan lebih banyak menarik kompetisi bisnis. Jika ingin menempatkan kafe atau warkopnya di daerah tersebut. Penjual harus memiliki persiapan dan strategi untuk bersaing di area tersebut. Sebaliknya, penjual juga bisa mencoba eksplorasi peruntungan di daerah yang memiliki area kompetisi sedang dan rendah, seperti Bintara, atau Jakasampurna.

Saran

  • Kajian ini masih kurang mengintegrasikan data lain seperti, demografi. Jumlah responden juga belum terlalu beragam, hanya pada rentang usian 20-30 ke atas.
  • Platform Mapid sangat mempermudah dalam pengumpulan dan visualisasi data. Terutama form mapid dan analyze lite. Walaupun tampilan dan performanya yang responsif dan super cepat. Tetapi menurut saya, tampilan UI-nya masih sedikit membingungkan dan terkadang masih ada beberapa bug tersembunyi.

Referensi

Lohr, Luanne, Adam Diamond, Chris Dicken, and David Marquardt. Mapping Competition Zones for Vendors and Customers in U.S. Farmers Markets. U.S. Dept. of Agriculture, Agricultural Marketing Service. September 2011. Web.<http://dx.doi.org/10.9752/MS042.09-2011>

QGIS. 2020. “7.3. Lesson: Network Analysis — QGIS Documentation documentation.” Diambil 20 Agustus 2021 (https://docs.qgis.org/3.4/en/docs/training_manual/vector_analysis/network_analysis.html).

Data Publications

Penentuan Lokasi Strategis Untuk Pembangunan RTH Berdasarkan Indeks Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dan Land Surface Temperature (LST) di Kota Bekasi

Environment

03 Apr 2026

Andrian Maulana

Penentuan Lokasi Strategis Untuk Pembangunan RTH Berdasarkan Indeks Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dan Land Surface Temperature (LST) di Kota Bekasi

Artikel ini dibuat untuk memberikan saran dan rekomendasi untuk pembangunan RTH di Kota Bekasi berdsarkan analisis spasial menggunakan indeks NDVI dan LST agar mendapatkan titik yang sesuai kriteria yang mampu mengurangi suhu panas dan UHI

11 min read

78 view

1 Projects

Rekomendasi Lokasi Cabang ATM Baru Bank BNI di Surabaya

IT & Services

05 Apr 2026

Admin Demo Klien

Rekomendasi Lokasi Cabang ATM Baru Bank BNI di Surabaya

Dengan memanfaatkan teknologi analisis geospasial dari MAPID, Bank BNI dapat mengidentifikasi lokasi strategis untuk pengembangan jaringan ATM baru di Kota Surabaya. Analisis ini menggabungkan berbagai parameter seperti kedekatan dengan kompetitor (ATM BRI), pusat perbelanjaan, supermarket, minimarket, serta indikator demografi seperti jumlah dan pertumbuhan penduduk, kelompok usia produktif, tingkat pendidikan, dan aktivitas ekonomi masyarakat. Berdasarkan hasil pemodelan tersebut, Jalan Menur direkomendasikan sebagai lokasi optimal karena berada di kawasan dengan aktivitas ekonomi tinggi, dekat dengan Kampus Universitas Airlangga (UNAIR) B serta pusat kuliner Jalan Karang Menjangan, yang memiliki potensi transaksi tinggi dari mahasiswa, pekerja, dan pelaku usaha di sekitarnya.

4 min read

10 view

1 Data

Pemetaan Area Banjir dan Rekomendasi Penanganannya di Desa Sekaroh Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur Provinsi NTB

Climate & Disaster

30 Mar 2026

MUH SOFYAN SAUGANI

Pemetaan Area Banjir dan Rekomendasi Penanganannya di Desa Sekaroh Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur Provinsi NTB

Desa Sekaroh Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur, merupakan suatu Desa yang ada di Kabupaten Lombok Timur NTB, yang mengalami bencana banjir akibat alih fungsi lahan sehingga mengalami degradasi lahan, dengan bantuan analisis spasial diharapkan banjir di Desa Sekaroh bisa teratasi.

9 min read

135 view

6 Data

1 Projects

Analisis Kelayakhunian Permukiman Pekerja Berdasarkan Aksesibilitas Fasilitas Publik di Kecamatan Tugu, Kota Semarang

Research

05 Apr 2026

Dede Suhendar

Analisis Kelayakhunian Permukiman Pekerja Berdasarkan Aksesibilitas Fasilitas Publik di Kecamatan Tugu, Kota Semarang

Analisis kelayakhunian permukiman pekerja di sekitar Kawasan Industri Wijayakusuma, Semarang, berdasarkan tingkat aksesibilitas fasilitas publik seperti pendidikan, kesehatan, dan perdagangan. Temukan solusi lokasi hunian ideal untuk pekerja industri.

7 min read

13 view

1 Projects

Terms and Conditions
Introductions
  • MAPID is a platform that provides Geographic Information System (GIS) services for managing, visualizing, and analyzing geospatial data.
  • This platform is owned and operated by PT Multi Areal Planing Indonesia, located at